The Real Footbollisme - Dakwah Islam 01
Headlines News :
Home » » The Real Footbollisme

The Real Footbollisme

Written By ZS Maula on Jumat, 15 Juni 2012 | 19.56

Mengerikan, ternyata benar apa yang diberitakan, bahwa sport adalah bagian dari propaganda Yahudi. Hal ini tampak semakin nyata, saat umat manusia benar-benar mengkultuskan sport, terutama pada pembahasan ini yaitu bola atau footboll. Selama ini, kita terlalu meremehkan berita ini, sebab bila dipandang dari sisi lain, Islam sangat menganjurkan i'dad (persiapan), dalam istilah lalinnya riyadhah (olahraga). Untuk mensyukuri nikmat yang diberikan Allah swt, tentu manusia harus menjaganya, dengan terus berolahraga dan beri'dad.
Namun, bila kita lihat dilapangan, karena pertanding-pertandingan dilaksanakan melalui klub-klub, maka setiap klub akan memiliki pendukung (suporter) sendiri-sendiri. Inilah yang dipermasalahkan banyak kalangan, para suporter-suporter tersebut seringkali bertikai. Bila pertandingan antar klub dumulai, seolah-olah genderang perang suci dimulai, para suporter rela mati demi klub bola, ikhlash membela klubnya, apalagi kalau bukan lillkurrah ta'ala...na'uzubillah min zalik...
Keadaan ini diperparah, dengan informasi-informasi media yang tidak mengerti agama, awak media yang juga masih memiliki fanatisme tinggi pada beberapa klub, akan menyajikan informasi-informasi yang mengelu-elukan klub, bahkan sampai mengkultuskan. Menarik judul berita pada harian Republika, edisi Sabtu 16 Juni 2012, "Roben: Pertandingan Hidup dan Mati Melawan Jerman", apakah ini bukan sebuah kultus, samar-samar walaupun hanya sebuah judul, lama-lama akan dianggap baik juga, "demi bola..aku rela mati.." Saat ini, jika ada anak manusia yang tidak memiliki kecondongan pada klub bola tertentu, maka eksistensinya tidak dianggap, fanatisme klub seolah kewajiban, loyalitas yang harus dibangun.
Bagi umat Islam, hidup dan mati hanyalah demi Allah swt dan ridhaNya, hidup dan mati yang dipertaruhkan untuk selainnya, berujung pada sia-sia belaka, karena yang disembah sesungguhnya tidak memiliki apa-apa. Sementara loyalitas yang wajib bagi umat Islam, tentu atas dasar cinta Allah swt, sunnah RasulNya saw dan para salafushalih. Wallahu a'lam bishawwab..
Sebenarnya tidak perlu befanatik buta pada klub, sebatas loyalitas pada pemain-pemain bola yang beragama Islam, dan taat mengerjakan ibadah, maka hal ini boleh-boleh saja. Ada banyak pemain muslim bermain di klub-klub besar di dunia, baik Eropa atau liga-liga kecil disana. Kepada mereka, sebagai umat Islam dan saudara seaqidah, maka sepantasnya kita beri loyalitas tinggi pada mereka. Mendukung seratus persen kemenangan mereka, insyaallah Islam akan menang dan berjaya.

Share this article :

0 komentar:

Posting Komentar

 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2011. Dakwah Islam 01 - All Rights Reserved
Template Modify by Creating Website
Proudly powered by Blogger